
Rapat Koordinasi Persiapan SID Optimalisasi Lahan (OPLAH) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Optimalisasi Lahan (OPLAH) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025, Kamis (13/03/25) dilakukan Rapat Koordinasi bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat.
Rapat dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan selaku PJ Swasembada Pangan Prov Kalimantan Barat (Dr. Akhmad Musyafak, SP. MP), Wakakorlak Satgas Swasembada Pangan Provinsi Kalimantan Barat (Kolonel Riksawan), Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat beserta jajaran, Kepala BPSIP Kalimantan Barat (Anjar Suprapto, STP, MP), Perwakilan Kodam XII/Tanjungpura, dan Dinas Pertanian Se-Kalimantan Barat.
Arahan Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan antara lain
1. OPLAH 2024 harus dimaksimalkan pemanfaatannya, untuk itu perlu segera diselesaikan MoU antara BP dgn pemilik lahan/penggarap (Poktan/Gapoktan) .
2. CPCL OPLAH per Kabupaten Tahun 2024 yang sudah dapat segera diusulkan
3. Kalimantan Barat sebagai wilayah target ekspor perlu mempersiapkan diri secara matang
4. SID tersedia sejumlah 3.276 dalam pelaksanaan OPLAH tahun 2025, untuk segera diusulkan konstruksinya. Pelaksanaan SID 2025 diharapkan terlaksana bulan Juni dan konstruksi ditargetkan selesai bulan Agustus, agar proses pertanaman dapat dimulai bulan September 2025
Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan menambahkan beberapa arahan, antara lain:
1. OPLAH 2025 dengan target tanam yakni IP 2.5 dapat segera direalisasikan dengan melakukan percepatan review dan kontrak konstruksi terhadap SID tersedia seluas 3.175 ha. Timeline harus segera disusun dengan harapan segera dibuat timelinenya dan diharapkan minggu ke-3 bulan Maret dapat dikontrakkan.
2. SID baru seluas 17.267 ha segera dipercepat kontraknya pada minggu ke-3 bulan Maret 2025
3. Pengawasan terhadap kegiatan konstruksi juga harus segera dikontrakkan
4. Laporan perkembangan kegiatan konstruksi secara harian di sampaikan maksimal jam 21.00 WIB/hari.
"Target luasan Kegiatan OPLAH Kalimantan Barat tahun 2025 adalah 20.442 ha. Dari luasan tersebut, alokasi SID seluas 17.267 ha ditargetkan selesaipada bulan Juni dan konstruksi dapat dirampungkan pada bulan Agustus dalam upaya percepatan LTT pada lahan tersebut." Ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat.
Dari rakor ini, diharapkan kegiatan OPLAH tahun 2025 di Kalimantan Barat dapat dilakukan percepatan pelaksanaannya dalam upaya mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan di Kalimantan Barat.